Tembok Depan Rumah Rembes – Menyaksikan perubahan estetika pada bangunan berupa bercak-bercak basah yang kian melebar setiap kali hujan lebat mengguyur tentu menjadi pemandangan yang meresahkan bagi setiap pemiliknya.
Banyak penghuninya yang cenderung menganggap remeh noda lembap tersebut dan hanya menutupinya dengan sapuan cat baru saat kemarau tiba.
Tanpa menyadari bahwa masalah struktural yang mendasarinya masih terus berjalan dalam dinding. Ketika fenomena tembok depan rumah rembes membiarkannya berlarut-larut tanpa penanganan yang tepat, masuknya air hujan lambat laun akan merusak kekuatan material semennya.
Hal ini memicu pengelupasan plesteran, sampai menciptakan lingkungan yang ideal bagi pertumbuhan jamur. Tepat pada artikel kali ini akan menjelaskan lebih dalam tentang fenomena tembok depan rumah rembes.
Jadi, untuk lebih jelasnya simak saja artikel berikut ini.
Berbagai Penyebab Tembok Depan Rumah Rembes Saat Hujan

Mengidentifikasi celah kecil yang menjadi jalur masuknya air ke dalam struktur dinding luar memerlukan kejelian seorang detektif bangunan.
Mengingat air hujan selalu menemukan cara paling cerdas untuk menyelinap melalui kelemahan konstruksi yang paling tidak kentara.
Tembok depan rumah yang rembes saat hujan tentu ada penyebabnya tersendiri. Berikut ini berbagai penyebab tembok depan rumah rembes pada saat hujan yaitu:
1. Kualitas Campuran Semen dan Pasir yang Kurang Padat
Faktor pertama yang menjadi akar masalah utama dari kebocoran dinding luar adalah rendahnya kualitas pengerjaan mortar plesteran pada saat awal pembangunan rumah.
Kekurangan zat pengikat semen ini membuat struktur lapisan plesteran menjadi rapuh, kurang padat, dan memiliki jutaan pori-pori kecil tersembunyi.
Pemilihan bahan baku semen dan pasir halus yang salah juga turut andil dalam mempercepat proses pelapukan semennya.
Penyusutan material semen akan menciptakan rupa-rupa rongga kosong baru yang mempermudah jalurnya air untuk masuk.
2. Munculnya Gejala Keretakan pada Lapisan Acian Dinding
Faktor kedua yang sering kali luput dari pengamatan mata teliti adalah adanya garis-garis retakan tipis pada permukaan tembok.
Bodi semen dinding luar rumah harus menghadapi paparan radiasi sinar ultraviolet matahari yang terik pada siang hari.
Hantaman suhu panas yang tinggi membuat material acian semen mengalami pemuaian volume secara mekanis pada luar ruangan.
Celah retakan yang berukuran kurang dari 1 mm tersebut sudah lebih dari cukup untuk menjadi jalur masuk cairan.
3. Sistem Saluran Talang Air Atap yang Tersumbat
Faktor ketiga yang menjadi pemicu luar dari masalah dinding rembes adalah buruknya manajemen sistem pembuangan air pada area atap.
Berbagai rontokan daun pohon, ranting patah, sampai kotoran burung sering kali menumpuk dalam saluran jalurnya talang rumah.
Genangan air yang melampaui batas kapasitas bibir talang seng atau beton akan mulai meluap keluar ke mana-mana.
4. Tidak Adanya Lapisan Cat Pelapis Anti Bocor
Faktor keempat yang sering kali melakukannya oleh pemilik rumah adalah meremehkan fungsi penting dari cat pelapis anti bocor luar.
Membiarkan dinding luar rumah hanya terlapisi oleh zat pewarna atau cat interior biasa merupakan kekeliruan arsitektur yang fatal.
Ketiadaan lapisan kedap air akan membuat semen berinteraksi langsung dengan zat kimia keras dari alam luar ruangan.
5. Tidak Menggunakan Kanopi yang Aman
Faktor kelima yang sebenarnya sangat penting tapi para pemilik sering mengabaikannya adalah tidak menggunakan kanopi yang aman.
Pemakaian kanopi sangat penting agar tembok depan rumah tidak mudah rembes. Untuk kanopinya sendiri sangat disarankan pakai atap UPVC merk Grand Luxe.
Atap yang satu ini memiliki rongga yang mampu meredam suara berisik hujan dan tahan panas. Pemakaian atap UPVC merk Grand Luxe sendiri tahan terhadap segala kelembaban dan karat.
Jadi, penggunaan atap UPVC merk Grand Luxe ini awet dan tahan lama.
Cara Mudah Atasi Tembok Depan Rumah Rembes

Mengembalikan keindahan hunian yang ternoda oleh bercak lembap tidak harus selalu berujung pada pembongkaran dinding secara besar-besaran yang menguras tabungan.
Kebanyakan orang terlanjur panik dan langsung memanggil kontraktor mahal, padahal mayoritas kasus rembesannya ringan. Berikut ini ada beberapa cara mudah atasi tembok depan rumah yang rembes yaitu:
1. Mengelupas Lapisan Cat Lama yang Sudah Lapuk, Melepuh, dan Berjamur
Langkah pertama yang paling wajib melakukannya adalah mengikis habis sisa-sisa cat eksterior yang sudah rusak dan mengapur.
Pastikan membersihkan permukaan bodi semen luar dengan sikat kawat agar berbagai material pelapis baru nantinya bisa melekat secara kuat sempurna.
2. Menyemprotkan Cairan Anti Jamur (Fungicide)
Aplikasikan cairan disinfektan khusus bangunan pada area bekas rembesan yang menghitam akibat lembap secara merata.
Matinya spora jamur akan memutus rantai perkembangan mikroorganisme sehingga mencegah timbulnya kerusakan susulan.
3. Memperbaiki Celah Keretakan Menggunakan Material Semen Instan
Lebarkan sedikit area retakan halus menggunakan paku beton atau ujung kape sebelum menambalnya dengan aduan semen elastis.
Pengisian celah yang padat dan rata terbukti ampuh mengunci jalur masuk utama air hujan ke dalam struktur bata bangunan.
4. Mengaplikasikan Cairan Primer Khusus Sebagai Lapisan Pengikat
Oleskan cairan primer berkualitas tinggi menggunakan rol cat secara merata pada seluruh permukaan depan rumah.
Lapisan dasar ini akan meningkatkan daya rekat zat pewarna sekaligus berfungsi menyumbat pori-pori semen terkecil dari resapan cairan.
5. Memoleskan Cat Pelapis Anti Bocor Secara Silang
Lakukan proses pengecatan lapis pertama secara horizontal lalu tunggu sampai permukaan mengering secara alami selama beberapa jam.
Lanjutkan pengecatan lapis kedua secara vertikal demi membentuk pelindung air yang sangat rapat sempurna.
6. Memperbaiki dan Menambal Struktur Sambungan Talang Air
Langkah berikutnya untuk mengatasi luapan air dari atap adalah menyumbat lubang karat atau retakan pada talang seng.
Sirkulasi air hujan akan kembali mengalir lancar menuju selokan bawah tanpa mengguyur bodi dinding depan secara berlebih.
7. Membuat Sistem Saluran Resapan Air Pipa Belakang
Buatlah parit kecil berlapis semen sepanjang batas bawah fondasi tembok luar tempat tinggal untuk mengalirkan genangan.
Ketersediaan saluran pembuangan ini berguna mengalirkan luapan air hujan agar tidak meresap masuk menembus dinding bagian bawah.
8. Melakukan Proses Injeksi Semen Kimia Kedap Air pada Balok Sloof Fondasi
Terapkan teknik penyuntikan cairan khusus jika rumah mengalami kendala rembesan air tanah yang merambat naik.
Lapisan pembatas ini akan memutus total sirkulasi gaya kapiler cairan dari tanah bawah yang merusak aciannya.
9. Melakukan Plesteran Ulang Menggunakan Campuran Semen Instan
Berikan bobokan lapisan plesteran lama yang sudah hancur mengapur hingga terlihat susunan bata merah bodi inti bangunan.
Aplikasi plesteran baru dengan campuran bahan aditif water-resistant akan mengembalikan kekokohan dan kepadatan dinding depan.
Berbagai Keunggulan Wall Panel 3D Duralo

Pilihan perlindungan pada dinding rumah yang aman yaitu menggunakan wall panel 3D merk Duralo. Elemen dekorasi yang satu ini memiliki ketahanan sangat bagus terhadap lembab atau air.
Wall panel 3D merk Duralo sendiri terbuat dari bahan baku fire retardant expandable polystyrene yang tahan api. Sehingga mampu melindungi ruangan maupun bangunan dari bahaya kebakaran yang jauh lebih besar.
Pada wall panel 3D merk Duralo ini memiliki warna dasar putih yang mudah dalam mengecatnya pada berbagai pilihan warnanya.
Wall panel 3D merk Duralo sendiri mampu melindungi dinding dari jamur, lumut, maupun mikroorganisme yang bisa merusak keindahan temboknya.
Pada saat ini tersedia berbagai pilihan motif menarik pada wall panel 3D merk Duralo. Untuk informasi lebih lengkap mengenai pemesanan dan spesifikasi wall panel 3D merk Duralo, bisa langsung hubungi Whatsapp berikut.
