Peredam Panas Atap Asbes – Menggunakan atap asbes seringkali menjadi pilihan favorit bagi masyarakat karena harganya yang ekonomis serta pemasangannya cepat.
Materialnya sendiri memiliki sifat menyerap panas matahari sangat tinggi sehingga suhu ruangan di bawahnya terasa menyengat.
Oleh karena itu, perlu solusi cerdas berupa pemasangan peredam panas atap asbes guna menjaga kenyamanan seluruh penghuni ruangan.
Penggunaan lapisan peredam yang tepat mampu menurunkan suhu dalam ruangan secara cukup baik hingga terasa lebih sejuk.
Kenyamanan dalam ruangan akan meningkat drastis jika mampu mengelola hantaran radiasi panas matahari dengan sangat baik. Penggunaan pendingin ruangan bisa berkurang dengan baik.
Melalui artikel kali ini akan menjelaskan cara mudah pemasangan peredam panas atap tersebut dan beberapa jenisnya. Jadi, untuk lebih lengkapnya simak artikel berikut.
Cara Pemasangan Peredam Panas Atap Asbes yang Benar

Memiliki bangunan dengan atap asbes seringkali menjadi tantangan tersendiri, terutama saat memasuki musim kemarau karena sifat materialnya yang cepat menyerap panas matahari.
Suhu dalam ruangan bisa meningkat drastis sehingga membuat berbagai aktivitas menjadi kurang nyaman dan udara terasa sangat pengap.
Nah, berikut ini ada beberapa cara pemasangan peredam panas atap asbes yang benar yaitu:
1. Pembersihan Struktur Rangka Atap
Langkah pertama adalah membersihkan seluruh bagian rangka atau gording dari debu, jaring laba-laba, maupun kotoran yang menempel secara menyeluruh.
Pastikan tidak ada paku yang menonjol secara tidak teratur, agar tidak merobek lapisan peredam saat proses pembentangan nantinya.
2. Pengukuran Luas Bidang Atap
Lakukan pengukuran luas bidang atap secara akurat untuk menentukan jumlah roll material peredam yang perlu membelinya di toko.
3. Pemasangan Kawat Penyangga
Jika menggunakan peredam jenis aluminium foil tipis, sangat disarankan untuk memasang jaring kawat atau wiremesh pada bawah gording.
Kawat ini berfungsi sebagai penopang utama agar lembaran peredam tidak melandai atau turun akibat beban gravitasi.
4. Membentangkan Lembarannya Secara Horizontal
Coba bentangkan lembaran peredam panas secara horizontal mengikuti arah gording, mulai dari bagian bawah menuju ke arah puncak atap bangunan.
Pastikan posisi sisi yang memiliki lapisan reflektif mengkilap menghadap ke arah atas.
5. Penggunaan Teknik Tumpang Tindih
Pastikan setiap lembaran peredam dalam pemasangannya dengan teknik tumpang tindih minimal selebar 5 sampai 10 sentimeter pada setiap sambungannya.
Jadi, tidak akan ada celah udara panas yang bisa menyelinap masuk.
6. Penggunaan Lakban Aluminium
Rekatkan setiap garis sambungan tumpang tindih menggunakan lakban aluminium khusus yang memiliki daya rekat tinggi terhadap suhu panas matahari.
7. Penguncian pada Gording atau Rangka
Gunakan alat stapler tembak baja atau sekrup kecil dengan washer untuk mengunci posisi lembaran peredam pada setiap titik rangka gording. Pastikan tarikan lembaran sudah cukup kencang namun jangan sampai sobek.
8. Pemeriksaan Akhir dan Kerapian
Lakukan pengecekan ulang pada seluruh permukaan atap untuk memastikan semua bagian sudah tertutup rapat tanpa ada lubang yang tersisa sedikit pun.
Jenis-Jenis Peredam Panas Atap Asbes

Memilih material isolasi yang tepat merupakan langkah strategis untuk mengubah suasana ruangan yang semula panas menjadi lebih sejuk dan nyaman ditinggali.
Setiap jenis material memiliki karakteristik unik, mulai dari kemampuan memantulkan radiasi hingga efektivitas dalam meredam suara bising saat hujan.
Berikut ini berbagai jenis peredam panas untuk atap asbes yaitu:
1. Aluminium Foil Bubble
Jenis ini merupakan peredam yang memiliki lapisan gelembung udara (bubble) pada bagian tengahnya yang dibungkus oleh lembaran aluminium mengkilap.
2. Aluminium Foil Foam
Peredam jenis ini menggunakan lapisan busa polietilena, yang memiliki struktur sel tertutup untuk menahan panas agar tidak menembus plafon.
3. Glasswool
Glasswool adalah material insulasi yang terbuat dari serat kaca halus yang mengolahnya hingga menyerupai tekstur kapas tebal berwarna kuning.
4. Rockwool (Serat Batuan)
Rockwool terbuat dari serat batuan vulkanik yang memiliki titik leleh sangat tinggi sehingga tahan terhadap api atau kebakaran.
5. Jenis Greenwool
Peredam ini terbuat dari serat plastik daur ulang yang sangat ramah lingkungan serta aman bagi kesehatan karena tidak menyebabkan alergi.
6. Polyurethane Foam (Spray Foam)
Jenis yang satu ini mengaplikasikannya dengan cara menyemprotkan langsung ke bagian bawah atap asbes hingga mengembang dan mengeras menjadi lapisan busa padat.
Akan tetapi biayanya sendiri sedikit lebih tinggi daripada jenis lainnya.
Keunggulan dari Wall Panel 3D Duralo

Selain memilih peredam atap, penting juga untuk memperhatikan bagian dekorasi ruangan. Salah satu cara praktis dan mudah yaitu dengan pakai wall panel 3D Duralo.
Elemen dekorasi yang satu ini tahan terhadap air, sehingga mampu melindungi dinding dari kelembaban yang mampu merusaknya.
Wall panel 3D merk Duralo juga materialnya tidak mudah merambatkan api. Hal ini menjadikannya mampu menghambat laju penyebaran api dengan baik.
Wall panel 3D sendiri pada bagian bawahnya ada lapisan foam undercoat. Lapisan tersebut menjadikannya mampu meredam suara berisik dari luar ruangan maupun luar bangunan.
Untuk informasi mengenai spesifikasi dan pemesanan wall panel 3D merk Duralo, bisa langsung hubungi Whatsapp yang tertera berikut.
Penutup
Nah, jadi demikianlah penjelasan mengenai cara pemasangan peredam panas atap asbes yang tepat. Untuk pilihan dekorasinya, lebih baik gunakan saja wall panel 3D merk Duralo.
Dapatkan wall panel 3D Duralo di berbagai marketplace seperti Shopee dan Tokopedia.
