Macam-Macam Motif Genteng Kodok – Memilih jenis penutup atap yang tepat merupakan langkah penting dalam menentukan karakter visual serta perlindungan maksimal bagi rumah atau bangunan.
Banyak orang selama ini hanya mengenal satu jenis varian klasik saja tanpa menyadari bahwa perkembangan arsitektur telah melahirkan banyak inovasi.
Sangat penting bagi siapapun untuk mencari tahu macam-macam motif genteng selain jenis kodok yang tersedia di pasar konstruksi saat ini.
Setiap motif memiliki fungsi teknis yang unik dalam mengalirkan air hujan serta meredam panas matahari yang menyengat pada siang hari.
Pemilihan motifnya yang selaras dengan konsep bangunan akan meningkatkan nilai keindahan tersendiri. Melalui artikel kali ini akan menjelaskan lebih lengkap berbagai macam motif genteng selain kodok.
Jadi, untuk selengkapnya simak saja artikel berikut ini.
Apa Itu Genteng Motif Kodok?

Genteng motif kodok merupakan salah satu produk material bangunan paling ikonik yang sudah menggunakannya oleh masyarakat sejak zaman dahulu.
Akan tetapi, banyak orang yang belum mengetahui mengapa jenis penutup atap ini mendapatkan sebutan unik seperti nama seekor hewan.
Secara fisik, genteng ini memiliki ciri khas berupa tonjolan melingkar pada bagian tengah yang tampak menonjol ke arah luar.
Tonjolan tersebut sekilas terlihat mirip dengan punggung kodok yang sedang berjongkok sehingga masyarakat mulai menyebutnya dengan istilah tersebut.
Fungsi utama dari tonjolan unik pada motif kodok ini sebenarnya bukan hanya sekadar untuk hiasan atau keindahan semata.
Tonjolan tersebut berperan penting sebagai sistem pengunci yang sangat kuat antara satu lembar genteng dengan lembar genteng lainnya.
Desain pengunci ini bertujuan untuk memastikan posisi genteng tetap stabil meskipun diterjang oleh angin yang sangat kencang.
Proses pembuatan genteng kodok biasanya menggunakan bahan tanah liat pilihan yang melalui tahap pembakaran suhu tinggi.
Genteng ini sering anggapannya sebagai pilihan paling ideal bagi rumah-rumah yang mengusung konsep tradisional maupun kolonial.
Berbagai Macam Motif Genteng Selain Kodok

Memilih jenis genteng yang tepat bukan hanya soal fungsi pelindung rumah atau bangunan dari hujan dan panas, tetapi juga tentang keindahan visual bangunan secara keseluruhan.
Banyak pemilik hunian mulai mencari alternatif desain yang lebih modern dan variatif untuk meninggalkan kesan kaku pada arsitektur hunian.
Berikut ini ada beberapa pilihan motif genteng selain kodok yang bisa menjadi rekomendasi tersendiri yaitu:
1. Motif Genteng Plentong
Motif pertama adalah genteng plentong yang memiliki permukaan melengkung setengah lingkaran pada salah satu sisinya dengan desain sangat sederhana.
Genteng ini merupakan salah satu jenis yang paling banyak penggunaannya di Indonesia karena harganya terjangkau.
2. Motif Genteng Morando
Genteng Morando memiliki ciri khas lengkungan yang lebih besar dan tegas sehingga memberikan volume lebih menonjol pada atap rumah.
Desain ini memberikan kesan bangunan yang lebih kokoh dan mewah jika melihatnya dari jarak jauh maupun dari dekat.
3. Bentuk Atap Flat (Datar)
Motif flat atau datar cukup jadi penggemar oleh pecinta arsitektur minimalis modern karena garis-garisnya yang sangat tegas dan simpel. Permukaan yang rata memberikan kesan rumah yang futuristik dan sangat rapi.
4. Bentuk Atap Garuda
Genteng motif garuda memiliki dua lengkungan simetris yang menyerupai sayap burung sehingga memberikan tekstur yang unik pada permukaan atap.
Desain ini efektif dalam memecah aliran air hujan agar tidak langsung meluncur deras ke bawah dengan tekanan tinggi.
5. Bentuk Atap Gelombang
Motif gelombang biasanya menemukannya pada material modern yang memiliki lekukan berulang secara sangat teratur dan presisi.
6. Motif Atap S-Tile
Sesuai dengan namanya, genteng ini memiliki bentuk penampang yang menyerupai huruf “S” yang saling mengunci secara sempurna saat memasangnya pada reng.
7. Bentuk Genteng Sirap
Motif sirap terinspirasi dari kepingan kayu tipis yang menyusunnya secara berlapis-lapis untuk memberikan kesan alami dan juga sangat eksotis.
Meskipun kini banyak tersedia dalam bahan bitumen atau metal, motif sirap tetap mempertahankan bentuk kotak-kotak kecil.
Berbagai Keunggulan Wall Cornice Duralis

Untuk pilihan elemen dekorasi pada bagian plafon, maka lebih baik pilih saja wall cornice merk Duralis. Elemen dekorasi merk Duralis ini tersedia dalam berbagai pilihan motif menarik.
Wall cornice merk Duralis sendiri proses produksinya menggunakan teknologi tinggi dan canggih, sehingga setiap lembar memiliki desain presisi dan tidak mudah tertukar.
Hal ini menjadikan pemasangan dari wall cornice merk Duralis cepat dan mudah. Wall cornice merk Duralis berbeda dengan gypsum biasa, yang jika terjatuh maka tidak akan rapuh dan aman bagi anggota tubuh.
Selain itu, elemen dekorasi wall cornice merk Duralis sendiri mampu memperindah ruangan dengan baik. Untuk informasi mengenai pemesanan dan spesifikasi wall cornice merk Duralis, maka bisa langsung hubungi Whatsapp berikut ini.
Penutup
Nah, jadi demikianlah penjelasan mengenai berbagai macam motif genteng selain kodok. Untuk elemen dekorasinya maka lebih baik gunakan saja wall cornice merk Duralis.
Dapatkan wall cornice merk Duralis di berbagai marketplace seperti Shopee dan Tokopedia.
